Pages

Subscribe:

Senin, 13 Januari 2014

Anemia defisiensi besi

ANEMIA DEFISIENSI BESI
Emmy Kartamihardja
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Abstrak : Anemia defisiensi besi merupakan penurunan jumlah sel darah merah yang disebabkan oleh besi
terlalu sedikit. anemia defisiensi besi adalah bentuk paling umum dari anemia. Sekitar 20% wanita,
50% wanita hamil dan 3% laki-laki tidak memiliki cukup zat besi dalam tubuh mereka. Anemia
berkembang perlahan setelah toko besi normal dalam tubuh dan sumsum tulang sudah kehabisan.
Secara umum, wanita memiliki toko lebih kecil dari besi daripada laki-laki karena mereka kehilangan
lebih banyak melalui menstruasi. Anemia defisiensi besi juga dapat disebabkan oleh buruknya
penyerapan zat besi dalam makanan. Anemia defisiensi besi merupakan masalah kesehatan
masyarakat yang serius karena berdampak pada perkembangan fisik dan psikis, perilaku dan kerja.
Dewasa pasien anemia kekurangan zat besi dapat mengakibatkan degradasi pekerjaan fisik,
penurunan daya tahan tubuh, lesu dan menurunnya produktivitas.







 Untuk melihat naskah aslinya....

download disini ya.....

Hemoroid

Hemoroid berasal dari kata haima yang berarti darah dan rheo yang berarti mengalir, sehingga pengertian hemoroid secara harfiah adalah darah yang mengalir.


 
download disini yaa....

Talasemia

Thalassemia adalah sekelompok penyakit herediter dimana produksi satu atau lebih dari satu jenis rantai polipeptida terganggu.




download disini ya.....

Konstipasi

Definisi Konstipasi
Konstipasi adalah perubahan dalam frekuensi dan konsistensi dibandingkan dengan pola defekasi individu yang bersangkutan, yaitu frekuensi defekasi kurang dari tiga kali per minggu dan konsistensi tinja lebih keras dari biasanya. Konstipasi fungsional didasarkan atas tidak dijumpainya kelainan organik ataupun patologis yang mendasarinya walau telah dilakukan pemeriksaan objektif yang menyeluruh.

 Untuk melihat naskah aslinya
 download disini ya.......

Anoreksia

ANOREKSIA
Keluhan yang paling sering disampaikan oleh pemilik anjing dan kucing yang membawa hewan kesayangannya ke klinik hewan adalah hewannya tidak mau makan atau makannya hanya sedikit. Banyak proses penyakit sistemik dan bahkan lokal yang mempengaruhi masukan pakan (food intake).
Anoreksia adalah tidak adanya selera makan atau hewan tidak tertarik untuk menelan pakan. Pada istilah klinik, anoreksia total adalah hilangnya rasa lapar yang patologik. Anoreksia berkaitan dengan banyak proses penyakit yang secara langsung menghambat atau menekan aktivitas pusat lapar atau merangsang aktivitas pusat kenyang. Anoreksia bisa bersifat parsial atau total, patologik, fisiologik, atau psikologik. Oleh karena anoreksia berkaitan dengan banyak proses penyakit, maka tugas utama seorang klinikus adalah
menentukan apakah anoreksia yang terjadi pada pasiennya bersifat patologik atau fisiologik/psikologik, dan mengoreksi penyebab utamanya. Anoreksia dapat terjadi karena penurunan selera makan (anoreksia
sejati) atau terjadi karena faktor lain yang tidak mempengaruhi selera makan (pseudoanoreksia, anoreksia semu). Anoreksia dapat merefleksikan keparahan suatu penyakit.


baca selengkapnya.............

Kromosom, gen, DNA, dan sintesis protein

Gena adalah unit heriditas suatu organisme hidup. Gen ini dikode dalam material genetik organisme, yang kita kenal sebagai molekul DNA, atau RNA pada beberapa virus, dan ekspresinya dipengaruhi oleh lingkungan internal atau eksternal seperti perkembangan fisik atau perilaku dari organisme itu. Gena tersusun atas daerah urutan basa nukleotida baik yang mengkode suatu informasi genetik (coding-gene region as exon) dan juga daerah yang tidak mengkode informasi genetik (non-coding-gene region as intron ), hal ini penting untuk pembentukan suatu protein yang fungsinya diperlukan di tingkat sel, jaringan, organ atau organisme secara keseluruhan. Molekul DNA membawa informasi hereditas dari sel dan komponen protein (molekul-molekul histon) dari kromosom mempunyai fungsi penting dalam pengemasan dan pengontrolan molekul DNA yang sangat panjang sehingga dapat muat didalam nucleus dan mudah diakses ketika dibutuhkan.  Selama reproduksi, Jumlah kromosom yang haploid dan material genetik DNA hanya separoh dari masing-masing parental, dan disebut sebgai genom.
2.2 Struktur DNA
Pada tahun 1953, James Watson and Francis Crick telah membuka
wawasan baru tentang penemuan model struktur DNA.



 
baca selengkapnya disini ya........

Hemoglobin

 Pengertian Hemoglobin
Hemoglobin adalah protein tetramer yang terdiri dari dua pasang subunit polipeptida yang berbeda (α,β,γ,δ,S). Meskipun memiliki panjang secara keseluruhan yang serupa, polopeptida α (141 residu) dan β (146 residu) dari hemoglobin A dikodekan oleh gen yang berbeda dan memiliki struktur primer yang berlainan. Sebaliknya, rantai β,δ dan γ hemoglobin manusia memiliki struktur primer yang sangat terlestarikan .


Untuk melihat naskah aslinya...........

download disni ya.....