Pages

Subscribe:

Selasa, 07 Januari 2014

Tugas Excel

Untuk tugas excel

download disini ya.....

tugas membuat dokumen panjang



BAB I
PENDAHULUAN
Latar belakang
Mata kuliah komputer di Jurusan Gizi Poltekkes Padang dilalui dalam 2 mata
kuliah yaitu Komputer Dasar dan Komputer Lanjut. Pada komputer Dasar dibahas
Aplikasi Umum seperti Office dan internet, sedangkan pada Komputer Lanjut dibahas
Aplikasi yang khusus berkaitan dengan Gizi dan Penelitian. (Atmasier, 2010)
Microsoft Word sebagai aplikasi pengolah kata (word processing) akan membahas tata letak dokumen panjang seperti Karya Tulis Ilmiah atau Skripsi untuk pendidikan Diploma IV. (Putri, 2013).

Rumusan Masalah
KTI sebagai dokumen panjang mengharuskan tata letak yang konsisten antar Bab dan memiliki ketentuan sendiri dalam penulisan. Konsistensi penulisan akan sulit didapatkan kalau dilakukan secara manual.
(Laila, 2012)
 

baca selengkapnya ya....

TUGAS MEMBUAT JURNAL



BAB I
PENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Pemahaman siswa tentang biologi sebagai ilmu, diasumsikan sebagai ilmu hafalan dan tidak ada manfaatnya dalam kehidupan keseharian. Anggapan yang timbul karena mereka melihat biologi sebagai ilmu yang banyak mempergunakan bahasa latin sebagai bahasa ilmiah. Juga akibat pengalaman belajar yang bersifat verbalistis dan tidak pernah diajak belajar di luar
kelas. Pengalaman belajar di sekolah sebelumnya lebih bersifat tekstual dan lebih
menekankan pada penyelesaiaan soal-soal daripada pembelajaran secara praksis.
(Potter, 2000)

 
baca selengkapnya........................

ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN MASALAH GIZI PADA ANAK BALITA

Kesimpulan :
Terdapat hubungan antara asupan energi dengan status gizi dengan nilai p sebesa r0,016 sehingga merupakan faktor resiko, disebabkan sebagian besar sampel berusia 1-3 tahun
dimana pada masa ini merupakan penyesuaian dengan makanan orang dewasa dan selera  makan balita cenderung menurun.Terdapat hubungan antara pola asuh dengan status gizi
dengan nilai p 0,011 sehingga merupakan faktor resiko, disebabkan sebagian besar responde
memiliki tingkat pendidikan rendah dan hal itu berpengaruh pada pengetahuan tentang cara pengasuhan yang baik.Tidak terdapat hubungan antara protein,lemak, dan karbohidrat dengan
status gizi dengan nilai p masing-masing protein 0.579, lemak 0.263, karbohidrat 0.774
sehingga bukan merupakan faktor resiko. Akan tetapi ada kecenderungan tubuh mengalami
defisit zat-zat gizi jika berlangsung secara terus menerus dan dapat mempengaruhi status gizi.
Tidak terdapat hubungan antara penyakit infeksi dengan status gizi dengan nilai p sebesar 0,102 sehingga bukan merupakan faktor resiko sebagian responden sudah dapat
memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada untuk pengobatan




download disini ya.....

Kamis, 02 Januari 2014



Untuk lansia dengan status gizi baik, pola pengasuhan gizi yang baik mulai dari tahap
perencanaan, dimana lansia sendiri yang kadang-kadang menentukan menu makanan yang
disediakan, lansia lebih memilih makan bersama dengan anggota keluarga yang lain di meja makankarena menyukai suasana kebersamaan dan kenyamanan, makanan yang sesuai dengan giziseimbang dan bervariasi baik dari segi pengolahan maupun jenis bahan makanan, dan tekstur makanan yang lebih lunak sehingga lansia mampu mengunyah dan mencerna makanan tersebut.
Sebaiknya lansia tidak hanya mendapatkan perhatian maupun dukungan dari keluarga saja, tapi dari masyarakat dan pemerintah juga. Beberapa cara dapat dilakukan untuk mendapatkan dukungan tersebut, antara lain dapat dibentuk wadah tempat lansia bersosialisasi bersama per groupnya.









download disini ya.....

Jumat, 27 Desember 2013

Dietary Protein and Exercise Have Additive Effects on Body Composition during Weight Loss in Adult Women

Abstract
This study examined the interaction of 2 diets (high protein, reduced carbohydrates vs. low protein, high carbohydrates) with exercise on body composition and blood lipids in women (n = 48, ∼46 y old, BMI = 33 kg/m2) during weight loss. The study was a 4-mo weight loss trial using a 2 × 2 block design (Diet × Exercise). Diets were equal in total energy (7.1 MJ/d) and lipids (∼30% energy intake) but differed in protein content and the ratio of carbohydrate:protein at 1.6 g/(kg · d) and <1.5 (PRO group) vs. 0.8 g/(kg · d) and >3.5 (CHO group), respectively. Exercise comparisons were lifestyle activity (control) vs. a supervised exercise program (EX: 5 d/wk walking and 2 d/wk resistance training). Subjects in the PRO and PRO + EX groups lost more total weight and fat mass and tended to lose less lean mass (P = 0.10) than the CHO and CHO + EX groups. Exercise increased loss of body fat and preserved lean mass. The combined effects of diet and exercise were additive for improving body composition. Serum lipid profiles improved in all groups, but changes varied among diet treatments. Subjects in the CHO groups had larger reductions in total cholesterol and LDL cholesterol, whereas subjects in the PRO groups had greater reductions in triacylglycerol and maintained higher concentrations of HDL cholesterol. This study demonstrated that a diet with higher protein and reduced carbohydrates combined with exercise additively improved body composition during weight loss, whereas the effects on blood lipids differed between diet treatments. 

POLA PENGASUHAN GIZI DAN STATUS GIZI LANJUT USIA



Untuk lansia dengan status gizi baik, pola pengasuhan gizi yang baik mulai dari tahap perencanaan, dimana lansia sendiri yang kadang-kadang menentukan menu makanan yang
disediakan, lansia lebih memilih makan bersama dengan anggota keluarga yang lain di meja makan karena menyukai suasana kebersamaan dan kenyamanan, makanan yang sesuai dengan giziseimbang dan bervariasi baik dari segi pengolahan maupun jenis bahan makanan, dan tekstur makanan yang lebih lunak sehingga lansia mampu mengunyah dan mencerna makanan tersebut.
Sebaiknya lansia tidak hanya mendapatkan perhatian maupun dukungan dari keluarga saja, tapi dari masyarakat dan pemerintah juga. Beberapa cara dapat dilakukan untuk mendapatkan dukungan tersebut, antara lain dapat dibentuk wadah tempat lansia bersosialisasi bersama per groupnya.


 Untuk melihat naskah aslinya..............................
download disini